Skip to main content

Finally Found it ---> Final Fantasy X USA Version!!! hahahaha

Hai hai...

Errr.... saya baru bangun...maap kalo bahasanya rada rada nggak nyambung.

Okay, tema kali ini saya mau bahasa sedikit tentang Final Fantasy X. Haahahah. Mungkin emang udah jadul banget. Tapi walaupun saya udah bertahun tahun punya Playstation 2, saya belum pernah namatin game itu.

Jadi dulu kisahnya, Final Fantasy itu adalah game yang “wah” banget di Balikpapan. Jarang ada yang maenin. Kenapa? Yak benar! Jumlah kaset yang kadang kadang lebih dari satu membuat anak-anak berpikir lebih untuk beli. Harganya mahal. >.<

Biasanya anak-anak lebih prefer beli Suikoden PS1 series daripada Final Fantasy untuk RPG. Saya pun juga termasuk Suikomania. Walaupun di PS1 Cuma sampai dua seri, tapi itu cukup puas di mainkan.

Yaah... mungkin karena saya lebih suka cerita yang bersekuel. Suikoden 1 dan 2 punya cerita yang saling berkaitan. Gag benar-benar berkaitan sih. Tapi yaa ada kaitannya lah.

Yang bikin saya ilfil sama FF awalnya adalah karena ceritanya tidak bersekuel (well,disamping harganya yang ngga umum). Tiap seri berbeda cerita. Itu menurut saya sama seperti baca komik satu jilid habis. Atau baca cerpen.

Maraknya produksi game ke PS2 membuat semua game di prioritaskan untuk di buat ke PS2. Final Fantasy X adalah Final Fantasy pertama yang di buat untuk PS2. Semua majalah game menggembar gemborkan isu tersebut. Dan ada yang mengklaim ini adalah Final Fantasy terbagus.

Yeah! Mendadak Tidus, sang tokoh utama Final Fantasy X menjadi idola fantasy anak anak. Yuna menjadi tipe idaman Pria-pria maniak *plakk*. Dan saya yang waktu itu cuma punya PS1 acuh tak acuh aja dengan perkembangan Final Fantasy X. Selain itu juga saya ga begitu tertarik karena emang ga ngikutin Final Fantasy mulai dari PS1.

Menyadari pemberhentian produksi game ke PS1, saya memutuskan beli PS2. Alasan membeli PS2 yang pertama adalah saya mau lanjutin sekuel Suikoden. Denger-denger, Luc nya jadi Jahat di Suikoden 3 (Sampai sekarang, saya malah belum mainin Suikoden 3, dan malah udah tamat main Suiko 4 dan 5 XDDD..kasetnya susah di dapet >.<).

Game RPG pertama saya di PS2 adalah Final Fantasy XII. Yap! Final Fantasy terakhir untuk PS2. Saya pikir ini adalah game yang bagus. Dari segi cerita maupun grafik. Alurnya, battlenya, dan kejadian kejadian yang tidak terduga, bikin saya jatuh cinta sama Final Fantasy >.<. setelah menamatkan game itu, saya mulai berpetualang mencari Final Fantasy X yang dulu sempat Hot itu. #jengjeng

Oke. Yang di kasih mbaknya itu adalah Final Fantasy X International. Yang ada di pikiran saya adalah na

manya juga international, otomatis pake bahasa international (English). Ternyata eh ternyata, itu adalah bahasa Jepang! Olrait, saya mau menegaskan, saya ga bsa ngikutin game RPG tanpa ikut alur ceritanya. Dan huruf Hiragana membuat saya pusing. Itu sebabnya saya gag suka game game berbahasa jepang. Walaupun sebenarn

ya saya suka hal hal yang berbau Jepang. Like the Band, the Style, etc. XDDD

Dengan modal nekat, saya mainin game itu... alhasil........ ~errr .... STUCK!

Saya berfikir game itu adalah game yang di takdirkan untuk bahasa Jepang (Bodohnya saya).

Tapi herannya, teman teman saya seperti Gargarin dan Ayu malah bisa Tamat mainin game itu!

Oke kisah saya belum berakhir dalam mencari jati diri *plak*, Waktu saya pulang ini, saya ke

toko game dan sangat overshock melihat Hack Series (Yah ini adalah rangkaian sekuel sebelum dari .hack//G.U series trilogi. Nanti saya bahas di lain kesempatan). ini adalah game jadul yang di produksi lagi! Tanpa babibu saya memborong 4 kaset it (you know? Harga kaset di balikpapan

sangat nggak umum. Satu kaset PS2 adalah 7000 rupiah—bahkan ada yang 10000. Bandingkan sama Jogja yang 4000 -___-)

Pandangan saya sempat terhenti dengan kaset Final Fantasy X yang sudah lamaaa banget saya gag mainkan. Setelah nanya sebentar sama mba nya (yang mukanya galak banget >.<) ini inggris apa jepang? Mbanya bilang Inggris. Oke. Saya beli. Waktu sampai rumah (PS2 saya

ada banyak, di Balikpapan ada 2, di Jogja ada satu..bekas rentalan dulu..hahaha) yang saya mainkan bukannya .Hack series, tapi Final Fantasy X. Dan Alhamdulillah... itu Inggris.

Terimakasih Tuhan... *sujud sukur*

Sampai sekarang. Saya masih main itu game. Karena berhubung saya hari ini pulang ke Jogja, maka Stop dulu maennya. Hehehe... nanti aja lanjut di Jogja.

Nanti saya kabarin kalo udah tamat >.<

Semoga saya selamat sampai tujuan yaa.... J

Take care... jangan lupa solat ya...

Comments

Popular posts from this blog

How To Install Extention Application Sony Smartwatch 2/3 in pairing with Xiaomi Device / MIUI / ASUS Smartphone

The Big Line process is
1. Disconnect the Smartwatch and Xiaomi Devices


2. install Extension Application


3. Open Security - Autostart - Choose the Extension Application and ENABLE it


4. Install "LINK2SD" and open it

5. Find the installed Extension Application, hold touch, klik REINSTALL

6. Replace klik Ok, and "ACCEPT" ALL PERMISSION (for further look at the picture)










7. Reconnect the Smartwatch and Xiaomi device

8. Application installed in Sony Smartwatch


Memperbaiki Dot/Hot Pixel pada Camera Canon 550D

Beberapa waktu lalu, gw sempat shock gara2 nemuin titik putih di bibir gue.... errr.... maksudnya di foto gue...
setelah gue zoom berkali-kali dengan kamera, eh itu ternyata bintiknya jelas banget. ga asik banget sumpah kalau mau di cetak gede fotonya ntar.
Parahnya, setelah gue cek lagi kesemua foto, titik kecil itu ada di semua foto dengan posisi yang sama. Gue sempat mikir sensor gue kenapa2 nih kayanya. Cara ngecek apakah dot pixel ada di tempat yang sama adalah dengan memperbesar foto dengan kamera, lalu geser dengan putaran rana kamera (foto akan berganti dengan pembesaran yang sama).
Contoh gambar adalah seperti berikut (Dot pixel nya yang gue lingkarin merah) :
Sempat berpikir untuk mau ke DataScript (Service Center untuk Canon, selanjutnya akan di sebut DS aja), tapi walaupun masih garansi, biasanya ongkos kirimnya juga bayar... -___-
Lanjut, dari beberapa artikel yang saya baca, Cara pertamanya adalah dengan mengaktifkan C.FN II pada setting (Noise Reduction).
Sejujurnya, car…

Solusi untuk UMD Autostart Error (Sering muncul pemberitahuan untuk ke Home saat main game)

Umumnya PSP 2000 akan mengalami kerusakan pada bagian UMD nyasetelah 2 tahun-an. Walaupun jarang dipake, Tapi fitur UMD cache dan UMD autostart yang lalai di off mode kan MUNGKIN yang menjadi penyebab kerusakan ini.
Gue menamakan kerusakan ini dengan UMD Autostart error. soalnya penyebab utamanya adalah UMD reader di PSP udah error, sehingga pembacaan UMD pada saat start-up tidak berjalan lancar.
Gejala dari penyakit abadi PSP 2000 ini adalah sebagai berikut :
Ketika main game, sering muncul pemberitahuan ingin Exit game atau tidak. Seperti saat kita menekan tombol HOME.Waktu startup (jailbreak),menu XMB akan lamaaaaaa sekali muncul. Sering muncul gambar UMD loading (gambarnya  bulatan kecil tenggelam di kanan bawah, sama seperti gambar loading ketika nge-load page browser waktu internetan.) dan itu lamaaaaaaaaaaaaaaa banget.Setelah itu muncul the disc cannot be read ---> atau semacam itu. Ada beberapa solusi untuk menyelesaikan masalah ini. diantaranya :
Waktu (dan selama) main ga…