Burung Gagak di Gunung Belakang

Monday, November 16, 2009

Burung Gagak di Gunung Belakang



Waktu itu,rumput tak lagi hijau...
Berubah warnanya karna bermain dengan musim.

Ketika sebuah nama yang terjatuh..
Tak lekat lagi pada pohon kehidupan
malaikat pergi ; mengabdikan diri pada tugas.

Sang gagak merasa penting, dan merasa kalau ada yang mati.

Dia merajuk ; orang menganggapnya buruk
(Sudah terlanjur buruk)

Tak pernah lari dari bukit itu...
Kalaupun itu lebih baik dari harga hidupnya.

Bersembunyi di hitamnya malam yang sehitam bulunya.

Seolah hilang ia menyamar.
Menebarkan suara horor ke seluruh kota
kicauan parau
Bernyanyi lagu kematian
Tanggapan :

0 komen :

Post a Comment